Durian Asli Lasem Dengan Rasa Pahit-Manis…

LASEM, KOMPAS.com – Pergi ke Kecamatan Lasem, Jawa Tengah, jangan lupa untuk wisata durian asli Rembang. Di sekitar Alun-Alun Lasem dan Jalan Jatirogo, Anda bisa menemukan deretan penjual durian.

Salah satu penjual durian di Jalan Jatirogo, Nino (32) mengatakan durian-durian di sekitar Lasem berasal dari Desa Criwik, Kecamatan Pancur, Rembang. Ia menyebutkan bahwa Desa Criwik adalah daerah penghasil durian yang biasa dijajakan di Lasem.

“Durian Criwik, ini dikenal lokal hanya Lasem saja. Tidak sampe keluar Lasem karena di sini peminatnya banyak. Di Lasem bisa ditemukan di Alun-Alun Lasem, pinggir Jalan Lasem, dan Jalan Jatirogo,” kata Nino kepada KompasTravel di Lasem beberapa waktu lalu.

BACA: Lasem, Destinasi Wisata Akhir Pekan yang Bakal Hits pada Tahun 2017

Durian Criwik sendiri memiliki beberapa jenis yang biasa ditawarkan kepada konsumen. Nino mengatakan durian dari Desa Criwik berjenis Suro, Bapang, Kukusan, Mrobyong, Cucuk, Tabu, dan Montong.

KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG Wisatawan menikmati daging buah durian Criwik di pinggir Jalan Jatirogo, Lasem, Rembang, Jawa Tengah, Minggu (12/2/2017). Durian Criwik adalah salah satu buah yang dihasilkan dari Desa Criwik, Kecamatan Pancur, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

“Rasanya beda, ada perbedaan teksur. Kalau berserat itu Bapang. Kalau dagingnya berwarna oranye itu Cucuk. Kuning itu durian Suro,” jelas laki-laki asli Desa Jolotundo, Lasem, itu.

Durian Criwik disebut-sebut punya rasa yang khas ketika dimakan, yaitu pahit dan manis.

“Dibedakan dengan durian lain itu jauh enak. Kalau secara besar kalah dengan durian lain, tapi kalau rasa (durian lain) pasti kalah. Khas Criwik itu pahit manis, di badan hangat. Tidak kayak durian lain. Kalau durian Criwik itu sampai malam masih terasa,” tambahnya.

BACA: Mereka yang Kesengsem Lasem

KompasTravel sempat mencicipi durian Criwik jenis Bapang. Daging durian Bapang cenderung berserat dan memiliki manis yang bercampur dengan pahit.

KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG Penjual durian Criwik di pinggir Jalan Jatirogo, Lasem, Rembang, Jawa Tengah, Minggu (12/2/2017). Durian Criwik adalah buah yang dihasilkan dari Desa Criwik, Kecamatan Pancur, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Biasanya durian Criwik dinikmati oleh wisatawan yang sedang berkunjung ke Lasem. Nino mengatakan wisatawan dari luar kota seperti Karawang, Madiun, dan Yogyakarta gemar menyantap durian Criwik.

BACA: Malam Cap Go Meh di Lasem Penuh Atraksi Kesenian

Satu buah durian Criwik ditawarkan dengan harga Rp 60.000. Menurut Nino, harga itu adalah harga ketika musim panen tak bagus.

“Kalau lagi murah Rp 10.000. Kalau gak panen sih bisa Rp 70.000. Kalau panen raya, Rp 40.000 paling mahal,” jelasnya.

Penjual durian Criwik di Lasem bisa ditemui sekitar pukul 08.00 hingga 21.30 WIB. Selain di sekitar Lasem, wisatawan juga bisa langsung mengunjungi Desa Criwik untuk menemukan durian.

Sumber:

http://travel.kompas.com/read/2017/02/20/210100927/durian.asli.lasem.dengan.rasa.pahit-manis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *