Ini Tantangan Yang Anda Hadapi Saat Membuat Paspor Anak

JAKARTA, KOMPAS.com – Liburan bersama anak ke luar negeri menjadi hal biasa saat ini, terutama menjamurnya pameran wisata yang menawarkan tiket pesawat murah ke luar negeri.

Saat melakukan perjalanan ke luar negeri, wisatawan harus mempunyai paspor sebagai identitas diri. Namun apakah anak-anak juga membutuhkan paspor?

Seperti dilansir dari laman resmi Direktorat Jenderal Imigrasi, warga negara Indonesia mulai dari usia 0 – 17 tahun harus memiliki paspor sendiri. Pembuatan paspor anak pun bisa dilakukan di Kantor Imigrasi baik kelas I maupun kelas II.

“Sesuai pengalaman saya membuat paspor anak sejauh ini tidak ada kendala yang berarti. Saya membuat paspor anak pada awal 2017 di Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Selatan. Di sana ada antrean prioritas untuk anak, lansia dan difabel,” ujar Renata Tobing, yang menceritakan pengalamannya membuat paspor anak kepada KompasTravel, Kamis (23/3/17).

Jalur prioritas ini, lanjut Renata, memudahkan orangtua yang membawa serta anaknya saat pengajuan pembuatan paspor. Dengan adanya jalur prioritas, orang yang mengantre didahulukan sehingga proses pembuatan pun lebih cepat. Jalur prioritas ini sendiri dibatasi, yaitu hanya 40 orang per harinya.

“Yang harus lagi diperhatikan, orangtua harus mengecek terebih dahulu ke Kantor Imigrasi terdekat, apakah ada jalur prioritas ini atau tidak,” tambah Renata.

Hal ini dikarenakan tidak semua Kantor Imigrasi menyediakan jalur prioritas ini. “Sewaktu saya membuat paspor anak pada Februari 2017 di Kantor Imigrasi Siak, Riau, tidak ada jalur prioritas yang tersedia bagi anak-anak, lansia dan difabel,” kata Annisa Rahmania, yang juga pernah membuat paspor anak, kepada KompasTravel, Kamis (23/3/17).

Annisa mengungkapkan dengan tidak adanya jalur ini, pembuat paspor khususnya anak-anak juga harus ikut mengantre dengan orang dewasa lainnya. Hal ini membuat proses sama saja seperti yang lainnya.

“Kalau tips dari saya untuk orangtua yang ingin membuat paspor bersama si buah hati, lebih baik membawa juga makanan dan minuman untuk si anak. Karena kita tidak tahu proses pembuatan paspor akan berlangsung cepat atau lama,” ungkap Annisa.

Annisa juga menambahkan kendala lain yang kemungkinan dihadapi orang tua yaitu saat proses pengambilan foto. “Karena anak saya masih dua tahun jadi butuh usaha ekstra untuk membuat dia menatap kamera dengan posisi yang diminta,” tambahnya lagi.

Selain itu, ada baiknya Anda datang lebih awal. Juga persiapkan segala dokumen persyaratan dengan baik.

Sumber:

http://travel.kompas.com/read/2017/03/25/221000227/ini.tantangan.yang.anda.hadapi.saat.membuat.paspor.anak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *