Pantai Khusus Perempuan Di Banyuwangi Mulai Digarap

BANYUWANGI, KOMPAS.com – Keseriusan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, menjadikan kawasan Pulau Santen menjadi destinasi pariwisata baru di Banyuwangi telah dimulai.

Nantinya di dekat kawasan ini akan dijadikan ‘beach club for women’ atau pantai khusus perempuan dan anak-anak.

Beach club for women akan diletakkan di pantai kawasan Pulau Santen, yang diberi nama Pantai Bidadari. ‎

Nantinya Pantai Bidadari yang berada di sisi selatan Pulau Santen ini akan dijadikan destinasi wisata khusus perempuan dan anak.

Kawasan yang memiliki luasan 7 hektar tersebut akan dilengkapi sejumlah fasilitas hiburan, seperti kolam renang, olahraga, mainan anak-anak, dan fasilitas lainnya secara bertahap.

(BACA: Akan Ada Pantai Khusus Perempuan di Banyuwangi)

Pengelolaan pantai ini tetap melibatkan warga setempat. Dengan sentuhan pemerintah daerah, destinasi ini diyakini menjadi lebih baik.

Seperti di Pantai Pulau Merah yang marak dikunjungi wisatawan setelah mendapat sentuhan.

Penataan Pulau Santen, diawali dengan penekanan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas kepada seluruh SKPD untuk bersinergi dan kerja keras menata kawasan Pulau Santen.

Di antaranya, menyiapkan fasilitas pendukung dengan target Pulau Santen dengan wajah baru yang indah dan rapi akan bisa terealisasi pada April mendatang.‎

“Kami akan bangun kawasan Pulau Santen yang sebelumnya terkesan kumuh. Kami siapkan fasilitasnya dengan sinergi bersama-sama melibatkan semua SKPD,” kata Anas, Rabu (23/2/2017).

(BACA: Banyuwangi Festival 2017, dari Pecel Pitik sampai Batik)

Anas mengatakan, Pemkab Banyuwangi saat ini tengah mendorong berkembangnya destinasi pariwisata baru di kota Banyuwangi, dengan membangun kawasan Pulau Santen menjadi kawasan yang ramah lingkungan dan sehat.

Pulau Santen lokasinya strategis karena berada dekat Kota Banyuwangi.

Untuk menata kawasan ini, menurut Anas, perlu bersinergi dan bekerja keras dengan seluruh SKPD sesuai tupoksinya.

Misalnya Dinas PU, mulai menata perumahan bagi warga, Dinas Kesehatan menyiapkan pusat kesehatan pembantu (pustu) baru dan Dinas Pendidikan mengirimkan guru untuk memberikan kursus belajar.

Sedangkan Dinas Koperasi dan UKM bisa memberikan pelatihan untuk masyarakat Pulau Santen.

Begitu juga dengan sanitasi akan diperbaiki. Fasilitas-fasilitas ini, harus bisa terwujud di April 2017.

“April 2017 Pulau Santen sudah harus berubah. Ini target yang harus ditangani serius. Kalau pendidikan jalan, kuliner tumbuh pasti Pulau Santen akan menarik,” kata Anas. (Surya)

Sumber:

http://travel.kompas.com/read/2017/02/24/130700227/pantai.khusus.perempuan.di.banyuwangi.mulai.digarap.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *