Pesan Gubernur Bali Terkait Liburan Raja Arab Saudi

DENPASAR, KOMPAS.com – Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengakui belum ada rencana investasi yang bakal dilakukan oleh Pemerintahan Arab Saudi di Bali.

Kedatangan Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud ke Bali pun bukan dalam rangka untuk membahas investasi.

Namun demikian, Pastika menilai kunjungan Raja Salman akan berdampak positif bagi pariwisata Bali.

“Dampaknya jelas bagus bagi Bali. Di samping ke Jakarta, kan cuma ke Bali singgahnya. Nah, ini kan patut dihargai,” katanya usai acara Simakrama di Kantor Gubernur Bali, Sabtu (25/2/2017).

(BACA: Liburan Raja Arab Saudi ke Bali Bakal Berimbas untuk Pariwisata)

Mengenai persiapan Pemerintah Provinsi Bali dalam menyambut kedatangan Raja Salman, Pastika mengungkapkan semua sudah dipersiapkan.

Hal-hal yang dipersiapkan antara lain adalah akomodasi, keamanan, dan kepentingan-kepentingan lainnya.

“Kami sudah melakukan rapat. Kunjungan Raja Salman ke Indonesia kan sudah dua kali. Tapi singgah ke Bali ini kan tumben, jadi harus ada perhatian khusus,” ungkapnya.

BARRY KUSUMA Desa Adat Penglipuran di Kabupaten Bangli, Bali.

Selain itu, Pastika juga meminta kepada seluruh masyarakat untuk tidak mengaitkan kunjungan keluarga Kerajaan Arab Saudi ini dengan urusan agama. Menurutnya kunjungan tersebut murni untuk berlibur.

“Agendanya hanya untuk istirahat. Tidak ada urusannya dengan agama. Beliau hanya ingin istirahat. Karena tertarik dengan Bali, jadi mereka memilih istirahat di Bali,” tegas mantan Kapolda Bali ini.

(BACA: Liburan Raja Arab Saudi ke Bali Naikkan Kunjungan Turis Timteng)

Wakil Gubernur Bali, Ketut Sudikerta juga menyambut baik rencana Raja Salman bersama rombongan besarnya berlibur di Bali.

Namun ia berharap Raja Salman bisa berinvestasi untuk membantu membangun fasilitas dan infrastruktur kepariwisataan Bali.

“Kedatangan Raja Salman ke Bali tentu kita mengapresiasi, menyambut positif untuk mendorong kemajuan pariwisata Bali. Kita juga berharap Raja Salman tidak semata-mata datang ke Bali tetapi bagaimana beliau membangun fasilitas di Bali,” ujar Sudikerta selepas Job Fair di Gor Lila Buana, Denpasar, Jumat (24/2/2017).

Sudikerta mengaku mendapat kabar bahwa Raja Salman bukan hanya akan berlibur di Bali, tetapi akan membangun hotel di Pulau Dewata.

Jika benar, ia sangat mendukung rencana tersebut.

KOMPAS/LUCKY PRANSISKA Ilustrasi wisatawan

“Saya dengar, katanya Raja Salman pernah bilang Raja Brunei punya hotel di Bali, masa Raja Arab tidak punya hotel di Bali. Kata-kata itu kita sambut positif. Kita berharap beliau bisa berinvestasi berbagai bidang di Bali entah itu pembangunan infrastruktur jalan tol, entah pembangunan bandara Bali utara atau infrastruktur stadion, sepanjang kita bisa koordinasikan dengan beliau,” ujar Sudikerta.

Raja Salman dijadwalkan tiba di Jakarta melalui Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (1/3/2017), untuk melakukan kunjungan kenegaraan.

Penguasa Arab Saudi itu kemudian terbang ke Bali pada Jumat (3/3/2017) bersama sekitar 1.500 orang anggota keluarga kerajaan membawa empat pesawat Boeing 747 seri 400 dan 200, dua pesawat Boeing 777 dan dua pesawat C-130 Hercules. (Tribun Bali)
Sumber:

http://travel.kompas.com/read/2017/02/28/151000527/pesan.gubernur.bali.terkait.liburan.raja.arab.saudi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *